Kamis, 23 April 2015

ADA APA DENGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

Apabila ada pertanyaan termasuk dalam kebutuhan apakan pendidikan itu, tentunya ada sebagian yang menjawab pendidikan di Indonesia merupakan keubutuhan sekunder bahkan mungkin ada yang menjawab pendidikan merupakan kebutuhan tersier, namun kenyataanya sekarang pendidikan sudah menjadi kebutuhan primer, dimana pendidikan adalah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan karena pendidikan merupak tuntutan perubahan zaman. Namun di indonesia masih banyak juga yang menganggap pendidikan itu tidak penting, tak jarang orang tua lebih mementingkan anaknya untuk bekerja membantu mereka, itulah masalahnya, rendahnya tingkat kemampuan masyarakat dan kebutuhan masyarakat yang selalu bertambah, yang menjadikan pendidikan oleh sebagian masyarakan dianggap menjadi kebutuhan sekunder bahkan tersier.

Banyaknya pengangguran terdidik juga mempengaruhi orang tua untuk tidak mendukung anaknya yang mempunyai tingkat pengetahuan lebih untuk melanjutkan pendidikannya di jenjang yang lebih tinggi. Sudah selayaknya kita menyadari itu, meskipun di indonesia banyak sekali program pemerintah yang menyatakan gratis sekolah dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama bahkan sekarang sampai ketingkat sekolah menegah atas, masih banyak saja anak yang putus sekolah. Memang bukan rahasia umum kalau kemiskinan dan tingkat pendidikan saling terkait, orang tua dengan kemampuan ekonomi tinggi akan memasukkan anaknya ke kelompok bimbingan belajar, sedangkan yang berada di kalangan bawah malah kurang memperhatikan pendidikan anaknya.

Kurikulum, kurikulum adalah acuan yang mendasari terlaksanakannya kegiatan pembelajaran, sekarang pendidikan di indonesia berada di antara dua kurikulum yaitu kurikulum KTSP (kurikulum tingkat satuan pedidikan) dan kurikulum 2013, kedua kurikulum itu memang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Itu juga yang menjadi salah satu hal mengapa pendidikan di Indonesia terlihat banyak terjadi problem, namun demikian masih banyak juga penggerak pendidikan yang merasa terkurangi bebannya dengan adanya perubahan kurikulum dari kurikulum 2013 ke KTSP, terutama para guru, setidaknya dengan kembalinya ke kurikulum KTSP beban guru menjadi berkurng yaitu tidak membuat perangkat pembelajaran baru. sebagian guru menganggap dalam kurikulum 2013 lebih rumit terutama dalam melakukan penilaian, dari pertama siswa masuk ruangan sampai pulang semua dinilai, itu yang membuat guru kurang siap. Bahkan dalam pendekatan saintifik dan metode pembelajaranpun guru kurang memahami. Sebagian besar memang satuan pendidikan Kembali ke kurikulum tingkat satuan pendidikan, namun masih banyak sekolahan terutama di daerah perkotaan yang memiliki fasilitas memadai yang masih menggunakan kurikulum 2013.

Selain itu Bocornya soal ujian nasional juga mewarnai pendidikan di indonesia, dan menjadi cidera untuk kemajuan pendidikan, nilai ujian nasional yang di gadang-gadang menjadi salah satu syarat yang di perhitungkan untuk menuju tingkat pendidikan yang lebih tinggi kini ternoda.

Harapannya pendidikan di Indonesia terus maju yaitu terbukti dengan banyaknya prestasi yang terukir dari anak-anak bangsa sampai tingkat internasional. Dan semoga tidak menimbulkan istilah yang pandai semakin pandai yang belum pandai semakin kurang pandai.

ADA APA DENGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: subekhi sururi

0 komentar:

Posting Komentar